Roma Tersingkir di Coppa Italia, Spalletti Enggan Cuci Tangan

AS Roma gagal menyegel tempat di babak final Coppa Italia 2016/2017 setelah kalah agregat dari Lazio, 3-4. Setelah pertandingan, pelatih AS Roma Luciano Spalletti siap bertanggung jawab jika timnya dianggap bermain buruk. Di pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma sebetulnya mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2. Namun, hasil tersebut belum cukup membawa mereka lolos ke babak final, karena di leg pertama di kandang Lazio, Roma menderita kekalahan 0-2. Pada pertandingan leg kedua yang berlangsung, Rabu (5/4/2017) dini hari WIB, Roma kebobolan lebih dulu setelah Sergej Milinkovic-Savic membuka keunggulan Lazio pada menit ke-37. Roma merespon melalui gol Stephan El Shaarawy di menit ke-44. Namun, Lazio kembali mencetak gol melalui aksi Ciro Immobile pada menit ke-56. Di sisa pertandingan, AS Roma menambah gol melalui aksi Mohamed Salah pada menit ke-66 dan 90. Namun hasil tersebut tidak cukup menyelamatkan mereka dari kekalahan. “Secara keseluruhan saya pikir Roma tampil cukup bagus. Dari defisit 0-2 di leg pertama ada risiko untuk panik, level permainan menurun, atau membuka ruang, hal yang kami lakukan atas terjadinya gol kedua.” kata pelatih Roma, Luciano Spalletti. “Saya memegang nasib saya sendiri, bukan orang lain. Kami terus berkata kami harus menang, kami tangguh, tapi kalau kami tidak menang maka seseorang harus bertanggung jawab,” kata Spalletti. Dengan hasil tersebut, Roma harus mengubur ambisi mereka memenangkan trofi Coppa Italia 2016/2017. Sebaliknya, Lazio memastikan lolos ke babak final, dan akan menghadapi pemenang duel Napoli vs Juventus. (Baca juga: Preview Napoli vs Juventus: Nyonya Tua Jangan Terlena) (bbk)

xn--uck6czc596nfg6a0r6b.com harybox Sumber: Sindonews